Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Barat terus dilakukan secara intensif. Tim Sosialisasi dan Penyuluhan Karhutla Markas Besar (Mabes) TNI bersama Kodim 1209/Bengkayang turun langsung ke wilayah rawan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya dan dampak kebakaran lahan.
Kali ini, kegiatan sosialisasi digelar di Dusun Sawa, Desa Sendoreng, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, Senin (7/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI, Kolonel Czi Triambodo, didampingi Kolonel (T) R. Hambali dan Mayor Kav Entis serta personel Kodim 1209/Bengkayang.
Kehadiran tim di tengah masyarakat menjadi bagian dari komitmen TNI dalam memperkuat upaya pencegahan Karhutla dari tingkat desa. Edukasi secara langsung dinilai penting untuk membangun pemahaman masyarakat mengenai bahaya membuka atau mengelola lahan dengan cara membakar.
Dalam penyuluhannya, tim menjelaskan berbagai dampak Karhutla, mulai dari kerusakan ekosistem dan terganggunya keanekaragaman hayati hingga ancaman terhadap kesehatan masyarakat. Asap akibat kebakaran juga dapat memicu gangguan pernapasan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), serta berdampak terhadap aktivitas ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat.
Penyampaian materi dilakukan secara humanis dan komunikatif. Warga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan kondisi maupun kendala yang dihadapi dalam pengelolaan lahan.
Selain memberikan pemahaman mengenai dampak Karhutla, masyarakat juga diingatkan tentang ketentuan hukum dan sanksi terhadap praktik pembakaran lahan secara ilegal. Melalui pendekatan tersebut, warga diharapkan tidak hanya memahami bahaya Karhutla, tetapi turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan masing-masing.
Sinergi antara TNI dan masyarakat Desa Sendoreng menjadi salah satu langkah penting dalam membangun sistem pencegahan Karhutla yang berkelanjutan. Dengan edukasi yang dilakukan secara masif dan berkesinambungan, kesadaran masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bengkayang dapat ditekan. (Pendim 1209/Bky)
