Respons cepat dilakukan dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Hulu Gurung, Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis (3/9/2026). Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI yang dipimpin Kolonel Adm Ahmad Hudi bersama Pj. Danramil 1206-14/Hulu Gurung Peltu Didik Riyono bergerak langsung melansir air ke lokasi titik api.
Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke area lainnya. Kondisi cuaca yang panas dan kering membuat ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan kebakaran di lapangan.
Kolonel Adm Ahmad Hudi bersama Peltu Didik Riyono memastikan distribusi air dapat segera menjangkau lokasi yang membutuhkan. Air yang dilansir dimanfaatkan untuk membantu pemadaman serta proses pendinginan guna mengantisipasi munculnya kembali bara api.
“Setiap titik api harus segera ditangani. Jangan sampai api dibiarkan membesar dan merambat ke area lainnya. Kecepatan respons sangat penting dalam penanganan Karhutla,” ujar Kolonel Adm Ahmad Hudi.
Pj. Danramil 1206-14/Hulu Gurung Peltu Didik Riyono mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Tim Penyuluh Karhutla dalam memantau perkembangan titik api dan menentukan langkah penanganan yang diperlukan.
Menurutnya, pelansiran air menjadi bagian dari upaya cepat untuk mendukung personel yang berada di lokasi kebakaran, terutama ketika sumber air berada cukup jauh dari titik api.
“Kami terus berupaya agar setiap kejadian kebakaran dapat segera ditangani. Sinergi dan kecepatan bergerak sangat diperlukan, terutama ketika sumber air cukup jauh dari lokasi titik api,” ungkap Peltu Didik Riyono.
Kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI di wilayah Kapuas Hulu tidak hanya berfokus pada sosialisasi dan pencegahan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Kolaborasi bersama aparat kewilayahan menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya penanganan Karhutla.
Selain mengoptimalkan pemadaman, masyarakat juga terus diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.
Melalui sinergi dan respons cepat seluruh pihak, TNI bersama komponen terkait berkomitmen mencegah Karhutla meluas serta menjaga wilayah Kapuas Hulu tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. (Pendim1206/Psb)

