Cegah Karhutla Sejak Dini, Mabes TNI Edukasi Warga Pantas Bersatu Bunut Hulu

Upaya mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperkuat TNI melalui edukasi langsung kepada masyarakat. Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI, Kolonel Laut Suhardi Sitepu dan Kolonel Laut Erwan, turun ke Desa Pantas Bersatu, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, untuk memberikan sosialisasi kepada warga di Aula Kantor Desa Pantas Bersatu, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut turut didampingi Babinsa 1206-13/Bunut Hulu, Pratu Ivan, yang aktif melakukan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat di wilayah tugasnya.

Dalam penyuluhan, Tim Mabes TNI mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, khususnya saat kondisi cuaca panas dan kering. Warga juga diberikan pemahaman mengenai sejumlah faktor yang dapat memicu kebakaran serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini.

Kolonel Laut Suhardi Sitepu menekankan agar masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan menggunakan api.

“Api yang awalnya kecil bisa menjadi besar apabila tidak dikendalikan. Karena itu, mari kita cegah bersama sejak dari awal. Jangan membuka lahan dengan cara membakar,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kolonel Laut Erwan mengajak masyarakat berperan aktif dalam mendeteksi dan melaporkan potensi Karhutla. Menurutnya, keterlibatan warga sangat penting dalam mempercepat penanganan apabila ditemukan asap maupun titik api.

“Jika melihat asap atau titik api, segera sampaikan kepada aparat desa, Babinsa maupun petugas terkait. Jangan menunggu sampai api meluas,” pesannya.

Sementara itu, Babinsa 1206-13/Bunut Hulu Pratu Ivan menyatakan kesiapannya untuk terus mendampingi masyarakat dalam mencegah dan menangani potensi Karhutla di wilayah binaannya.

“Kami akan terus berada di tengah masyarakat untuk memberikan imbauan dan membantu apabila terdapat potensi maupun kejadian kebakaran. Pencegahan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak,” ungkapnya.

Sosialisasi berlangsung secara interaktif. Selain menerima materi, warga juga diberi kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan kondisi maupun berbagai persoalan yang berkaitan dengan potensi Karhutla di wilayah masing-masing.

Melalui kegiatan tersebut, TNI berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla semakin meningkat. Edukasi yang dilakukan hingga tingkat desa dinilai penting untuk membangun kepedulian bersama dalam menjaga hutan dan lahan dari ancaman kebakaran.

Kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI bersama Babinsa di tengah masyarakat sekaligus menegaskan bahwa upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil. Dengan sinergi antara TNI, pemerintah desa dan masyarakat, potensi Karhutla diharapkan dapat ditekan sedini mungkin. (Pendim1206/Psb)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak