Karhutla Sanggau-Sekadau Mulai Terkendali, Dandim Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan

Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Sanggau dan Sekadau terus menunjukkan hasil positif. Aktivitas hotspot (HS) yang sebelumnya masih tinggi dan fluktuatif kini mulai menurun dan lebih terkendali seiring meningkatnya sinergi seluruh unsur dalam Satgas Gabungan Karhutla. Sabtu (05/09/2026).

Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya, S.I.P., mengapresiasi kerja keras seluruh personel Satgas Gabungan dan berbagai pihak yang terlibat dalam upaya pencegahan serta penanggulangan Karhutla.

“Pada kondisi awal, aktivitas hotspot di wilayah Sanggau dan Sekadau masih cukup tinggi dan fluktuatif, dengan temuan harian berkisar belasan hingga puluhan titik. Setelah dilakukan verifikasi di lapangan, sebagian titik tersebut terkonfirmasi sebagai firespot (FS) yang membutuhkan penanganan cepat dan terpadu,” ujar Dandim.

Berdasarkan hasil pemantauan dan verifikasi lapangan, aktivitas hotspot saat ini menunjukkan kecenderungan lebih terkendali dengan rata-rata berada pada kisaran belasan titik per hari. Sementara itu, firespot yang terkonfirmasi berada di bawah jumlah hotspot dan terus mendapat pemantauan serta penanganan secara intensif.

Menurut Dandim, kondisi tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai unsur, mulai dari TNI, Pemerintah Daerah, BPBD, Manggala Agni, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan, hingga unsur terkait lainnya.

“Kami juga mendapatkan dukungan dari Korem dan Kodam, pimpinan TNI, BPBD Provinsi, serta BNPB Pusat, baik berupa dukungan personel, alkap dan material, anggaran, maupun berbagai upaya penanganan lainnya, termasuk dukungan modifikasi cuaca,” jelasnya.

Meski kondisi Karhutla mulai terkendali, Dandim mengingatkan seluruh pihak untuk tetap waspada dan tidak lengah. Musim kemarau yang masih berlangsung membuat potensi munculnya titik api tetap ada, sehingga kesiapsiagaan dan pemantauan di lapangan harus terus ditingkatkan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun membuka lahan dengan cara membakar.

“Apabila menemukan titik api, segera laporkan dan lakukan penanganan sedini mungkin sesuai kemampuan dan prosedur yang berlaku. Keberhasilan mengendalikan Karhutla adalah keberhasilan kita bersama,” tegasnya.

Dandim mengajak masyarakat Kabupaten Sanggau dan Sekadau untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta memperkuat sinergi dalam mencegah terjadinya Karhutla.

“Dengan sinergi, kepedulian masyarakat, kerja keras seluruh unsur, dan tentunya atas pertolongan Tuhan Yang Maha Esa, mari kita jaga Sanggau dan Sekadau agar tetap aman dari ancaman Karhutla,” pungkas Dandim. (Pendim 1204/Sanggau) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak