Tekan Risiko Karhutla di Gambut Kubu Raya, TNI Terapkan Bios 44


Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat TNI di wilayah Kalimantan Barat. Salah satunya melalui penerapan Bios 44 pada kawasan lahan gambut yang dinilai memiliki kerawanan tinggi terhadap kebakaran.

Pangkogabwilhan I Letjen TNI Kunto Arief Wibowo bersama Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., turun langsung melakukan penyemprotan Bios 44 di Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (4/9/2026).

Penerapan Bios 44 merupakan bagian dari langkah preventif TNI untuk mengurangi potensi munculnya titik api di lahan gambut. Upaya tersebut melengkapi berbagai langkah penanggulangan Karhutla, baik melalui pemadaman di darat maupun dukungan operasi udara.

Pangkogabwilhan I Letjen TNI Kunto Arief Wibowo mengatakan, Bios 44 merupakan campuran mikroorganisme yang diaplikasikan untuk membantu mengubah kondisi tanah dan lahan gambut agar lebih lembap dan padat.

"Ketika rongga-rongga oksigen di lapisan dalam gambut dapat tertutup, potensi munculnya sekam api yang menjadi salah satu pemicu kebakaran dapat ditekan," jelasnya.

Sementara itu, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menekankan pentingnya mengedepankan langkah pencegahan dalam menghadapi ancaman Karhutla, khususnya menjelang dan selama musim kemarau.

Menurutnya, penanganan Karhutla tidak cukup hanya mengandalkan upaya pemadaman ketika api telah muncul. Pencegahan melalui pengelolaan kondisi lahan menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko kebakaran.

"Pengaplikasian Bios 44 ini diharapkan mampu menutup rongga-rongga pada lahan gambut sehingga tidak mudah terbakar saat memasuki musim kemarau," ujar Pangdam XII/Tpr di sela-sela kegiatan.

Melalui langkah tersebut, TNI menunjukkan komitmennya untuk memperkuat upaya pencegahan Karhutla sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi masyarakat Kalimantan Barat dari dampak bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan. (Pendam XII/Tpr)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak