Forkopincam dan Polsek Nanga Tayap Cek Lapangan, Dugaan Penimbunan BBM Subsidi Tak Terbukti

Polsek Nanga Tayap bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan penyelewengan dan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di wilayah Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, Jumat (19/6/2026).

Dipimpin langsung Kapolsek Nanga Tayap AKP Bagus Tri Baskoro, kegiatan pengecekan dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang viral sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Tim gabungan terlebih dahulu mendatangi lokasi yang disebut dalam unggahan media sosial, yakni tempat milik warga berinisial S dan I. Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya aktivitas penimbunan BBM subsidi sebagaimana yang diberitakan.

Di lokasi tersebut, petugas hanya menemukan beberapa drum kosong dan satu drum yang berisi BBM jenis Pertamax. Tidak ditemukan indikasi penyimpanan maupun penimbunan BBM subsidi dalam jumlah besar.

Setelah itu, rombongan melanjutkan pengecekan ke SPBU Sungai Beliung. Selain melakukan monitoring, Kapolsek juga memberikan imbauan kepada pengelola SPBU agar tidak melayani pembelian BBM dalam jumlah berlebihan menggunakan drum, jerigen, maupun kendaraan yang telah dimodifikasi.

Berdasarkan hasil pemantauan, ketersediaan BBM di SPBU Sungai Beliung masih dalam kondisi aman. Stok yang tersedia meliputi Pertalite sebanyak 8.000 liter, Pertamax 4.000 liter, dan Biosolar 16.000 liter.

Pengecekan kemudian dilanjutkan ke SPBU Dea Sepakat Jaya. Di lokasi ini, Forkopincam dan pihak kepolisian kembali mengingatkan pengelola agar mematuhi aturan distribusi BBM dan tidak melayani penjualan menggunakan wadah maupun kendaraan yang berpotensi disalahgunakan.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kapolsek Nanga Tayap AKP Bagus Tri Baskoro menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan menindaklanjuti setiap informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kami bersama Forkopincam akan terus melakukan pemantauan dan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan distribusi BBM berjalan dengan baik. Setiap informasi yang beredar akan kami tindak lanjuti guna mencegah terjadinya penyalahgunaan maupun penimbunan BBM subsidi,” ujar AKP Bagus.

Ia juga menambahkan bahwa patroli rutin ke SPBU akan terus ditingkatkan. Selain itu, Bhabinkamtibmas di masing-masing desa akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait aturan distribusi BBM subsidi dan larangan melakukan penimbunan.

Melalui langkah pengawasan dan pencegahan tersebut, diharapkan distribusi BBM subsidi di wilayah Nanga Tayap tetap berjalan lancar, tepat sasaran, serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa hambatan. (Humas Polres Ketapang) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak